Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Blogger Template From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sunday, October 30, 2011

Misunderstanding about MEN

FOR EVERY WOMAN WHO HAS LONGED FOR THE RELATIONSHIP OF HER DREAMS, I AM WRITING TO YOU. WHAT BEGAN AS A JOB HAS TURNED INTO A PASSION. THERE IS NOTHING MORE REWARDING FOR ME THAN THE EXPERIENCE OF WATCHING A WOMAN FINALLY OBTAIN HER HEARTS DESIRE

ABOUT RELATIONSHIP


Meningkatkan kualitas relationship…
Aku akan membicarakan sedikit tentang Relationship… Menurutku Relationship adalah tahap KEDUA setelah tahap pertama yaitu SELEKSI… Sebelum kita menentukan untuk membangun sebuah Relationship, pasti kita secara sadar atau tidak sadar akan melalui tahap SELEKSI, baik itu me-nyeleksi atau di-seleksi… Nah tahap ini sangat penting karena PERMULAAN menentukan HIDUP-MATI nya, BAIK-BURUK nya dan INDAH-JELEK nya sebuah Relationship…THINK BEFORE YOU JUMP… berfikirlah sebelum anda harus menjalani.

Jangan terlalu cepat untuk menentukan sebuah Relationship hanya dengan “merasa” bahwa dialah pasangan yang tepat untuk Relationship… Pikirkan baik-baik apakah pasangan yang kita pilih benar-benar cocok, atau “rasa” itu hanya emosi sementara… Karna aku pernah terburu-buru "merasa" hanya dengan emosi, alhasil pilihan yang aku harapkan tidak sesuai. Tetapi juga jangan TERLALU BANYAK BERFIKIR dan MENGANALISA... karena belum tentu semua yang kita pikirkan itu benar adanya...Yang kita perlukan adalah HARMONISASI “rasa” dan “pikiran” kita kedepan... Sulit untuk saya jelaskan tapi saya yakin kamu mengerti maksudku... Kita akan bahas lebih jauh tentang tahap SELEKSI dan RELATIONSHIP… tapi saat ini aku ingin memberikan beberapa pointer penting yang patut anda semua pahami dan terapkan dalam memilih pasangan anda...

Pertama, dan yang PALING PENTING!

Bangun dulu RELATIONSHIP YANG BAIK dengan DIRIMU SENDIRI barulah kamu bisa membangun relationship yang baik dengan orang lain! Jika kamu sendiri tidak menyukai dirimu, mengeluh, menyalahkan orang lain, menyalahkan diri sendiri, mengutuk takdir dan mengatakan hidup itu tidak baik, siapa yang mau TERTARIK membangun RELATIONSHIP dengan kamu?
Jika ada yang menyukai dirimu apapun yang terjadi, kamu selalu positif, ceria, bahagia dan membagikan cinta, maka sudah PASTI banyak orang selalu ingin dekat dengan anda! Dijamin!

Kedua, Jangan menentukan Relationship cuma karena KASIHAN

Ketiga, Jadilah SPESIFIK dalam menentukan seperti apa pasanganmu

Keempat, Teliti dulu SIFAT pasanganmu untuk menghindari "manis didepan dan pahit dibelakang"… ini vital, karena banyak pasangan yang pertamanya saja kelihatan baik, tapi setelah sudah di relationship, semua kelakukannya BERUBAH TOTAL… nanti kita akan bahas bagaimana cara menumbuhkan “pengelihatan” yang dapat melihat langsung perilaku seseorang yang sebenarnya (reading the cues)… stay tune :)

If you like it, then take it… if you don’t, just leave it…

Dalam memulai segala sesuatu, saya selalu berpatokan kepada MINDSET... kenapa mindset? Karena mindset merupakan “setting default” untuk segala macam action dan tujuan kita... Jadi sebelum kita memikirkan bagaimana caranya membuat pasangan kita betah untuk ada dalam relationship, kita harus PIKIRKAN DULU setting standar kita yaitu MINDSET kita sendiri!
Fase SELEKSI adalah fase dimana kedua pasangan saling “meng-audisi”... fase ini juga bisa disebut pedekate...Ingat ini: Jika KAMU tidak MAU PUNYA MASALAH, jangan cari MASALAH!... Maka Fase ini penting untuk “menentukan” apakah calon pasangan kamu itu adalah orang yang akan membuat anda bahagia, atau membuat anda terpuruk.

Orang MENENTUKAN untuk menuju relationship dengan pasangannya hanya dengan dua faktor, yaitu:
1. EMOSI (perasaan)
2. LOGIKA (preferensi, fisik, masa depan cerah, dll)

Nah contoh kecilnya "AKU", selalu MENGAMBIL keputusan untuk berhubungan berdasarkan EMOSI… (secara pribadi aku seperti itu) dan hal ini banyak membuat orang BUTA akan kenyataan… yang ada dipikiranku adalah “aku AKAN MELAKUKAN APA SAJA TERMASUK MENGHANCURKAN HIDUP aku, ASAL BISA SAMA PASANGANku!” dan setelah aku menjalani hubungan, semua tidak “indah” seperti yang aku pikirkan sebelumnya... mulai bermunculan masalah dari pihak keluargalah, masalah kehidupan seperti waktu, keuangan dan kecemburuan, dan hal ini membuat BOSAN satu sama lain, saling tidak sependapat dan akhirnya aku MENYESALI keputusan yang aku ambil itu, karena keputusanku hanya berdasarkan emosi sementara yang membutakan mereka akan realita yang sesungguhya yaitu HIDUP itu LEBIH hanya dari sekedar ROMANTIKA... dengan kata lain, aku tidak bisa mengatur dengan baik Relationship, karena hanya berdasarkan EMOSI... Ada juga yang “spekulasi” seperti diatas dan BERHASIL membuat relationship mereka langgeng karena saling cocok... tapi itu mungkin hanya 1% kemungkinan…

Kebalikannya adalah orang-orang yang menggunakan LOGIKA…
Mereka mencari pasangan yang sesuai PREFERENSI mereka TANPA memikirkan RASA (emosi)…Contohnya seseorang mempunyai PREFERENSI pasangan yang tinggi, putih dan kaya… dia mencari dan menemukan pasangan yang sesuai PREFERENSI nya dan akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan... Tapi sayang karena relationship nya HANYA didasari PREFERENSI dan tidak melibatkan EMOSI atau RASA CINTA, maka tetaplah itu akan sia-sia… Hubungannya akan terasa hambar karena ketidak cocokan masing-masing dalam sifat dan perasaan walaupun secara MANAJEMEN semuanya sudah cocok/sesuai…

I think, yang HARUS diperhatikan adalah HARMONISASI “rasa” dan “logika” untuk manajemen kedepan... Ingat juga bahwa kita adalah orang-orang yang masih hidup dalam budaya ASIA yang MASIH HARUS dicampuri dengan urusan KELUARGA… kita tidak bisa SEPENUHNYA INDEPENDEN…Jadi pastikan KELUARGA kitapun MERESTUI pasangan kita jika kita tidak mau pusing dengan urusan keluarga!

I’ve been on this situation SO MANY TIMES!... specially with my MOM… sadly we have DIFFERENT characteristic for my… but its ok… finally he REALIZE that my HAPPINESS is based on ME… thank you mom…

Pikirkan juga tentang hal-hal yang akan kalian hadapi di fase Relationship untuk kemudahan mengaturnya nya… tapi jangan terlalu menganalisa secara berlebihan dan terlalu STRICT!... Kuncinya adalah HARMONISASI kebebasan dan peraturan yang sehat! Pastikan pasangan kalian itu PASANGAN YANG SEHATI DAN SEPENGERTIAN! Jangan hanya mentang-mentang cantik atau ganteng langsung jadian!... paling pusing dalam menjalani hubungan dengan orang yang CEMBURUAN, CURIGA’AN dan NGGAK PENGERTIAN… Relationhip itu ditujukan untuk membawa kita lebih tinggi… bukan membawa kita lebih dalam MASALAH dan KEHANCURAN! Relationship should make our life HAPPY, otherwise its NOT a RELATIONSHIP…

When you are NOT HAPPY in your Relationship for a long time, don’t TRY to fix it… CUT IT and start FRESH!

Pikirkan quote diatas… Itu adalah quote yang sangat keras! Didalam kelembutan diperlukan kekerasan untuk membuatnya tetap lembut… Didalam kebaikan diperlukan ketegasan untuk mempertahankannya… Jangan bermain-main dengan emosimu dan pasanganmu selayaknya drama sinetron, telenovela atau film romantis… Hati-hati dengan “ilusi” rasa KASIHAN yang justru dapat menjurus ke kehancuran… Kadang sedikit ketegasan dan kekerasan diperlukan untuk menciptakan perdamaian… Jangan pernah mentoleransi sebuah HUBUNGAN yang sesungguhnya hanya sebuah “status”

Relationship should make our life HAPPY. otherwise it’s NOT a RELATIONSHIP…

Kelima, Jadilah “kejam” sebelum menjadi “penyayang”... HA? Opo iki maksudnya ? Ini kebalikan dari "manis didepan dan pahit dibelakang"… justru kita HARUS PAHIT DIDEPAN dan MANIS DIBELAKANG…

Jika kita jadi diri kita apa adanya dengan segala KEKURANGAN dan KELEBIHAN kita, jika kita jelas dengan apa yang kita inginkan, jika kita JELAS dengan PERATURAN yang akan dijalankan bersama dalam relationship, maka itulah DIRI KITA SEBENARNYA TANPA MANIPULASI! Jika pasangan kita dapat menerima kita apa adanya sejak pertama kali, maka sudah jelas Relationship kita akan Langgeng… Kebanyakan orang menjadi sangat MANIPULATIF sebelum menjalani suatu hubungan … mereka baik, perhatian dan menjadi manis semanis-manisnya… diri mereka yang SESUNGGUHNYA baru ditampilkan sesudah menjalani hubungan itu dan pada akhirnya menjadi konflik karena mereka menjadi SANGAT BERBEDA dari sebelumnya… HAAAAAAAH.................... !!!

Keenam, dan yang paling KONTROVERSIAL!...
Jangan PERNAH berfikir BAGAIMANA MEMBUAT RELATIONSHIP kamu LANGGENG! Never Ever Think “HOW” To Make Your Relationship Last!... Karena pada saat kamu memikirkan bagaimana membuat relationshipmu langgeng, pada saat itu pula kamu menyatakan ketakutanmu untuk kehilangan pasanganmu dan ketakutan itulah yang akan membuat kamu dan pasanganmu sengsara!... Dimana ada KETAKUTAN, disitulah akan ada KETER-IKAT-AN yang MEMAKSA!...

Dimana ada PEMAKSAAN disitulah ada BEBAN!...
Dimana ada BEBAN disitulah PERMULAAN DARI KESENGSARAAN dan AKHIR DARI KEBAHAGIAAN!...

Dan pada saat relationship yang mengikat itu menyengsarakanmu, maka kamu tidak akan lepas dari sengsara itu karena kamu TERIKAT sebuah RELATIONSHIP!...
Disitulah BIBIT dari perselingkuhan, kepenatan, kebosanan dan kesengsaraan yang TERPENJARA oleh sebuah RELATIONSHIP yang membuat anda tidak dapat berbuat apa-apa selain menyesal dan terus menjalani RELATIONSHIP sebatas “status”...

Semoga KAMU BERFIKIR SAAT INI !!!

Relationship bukan tentang KETERIKATAN apalagi MEMILIKI SATU SAMA LAIN!… Relationship adalah tentang KEPERCAYAAN akan sebuah KEBEBASAN!... Semakin kamu MENGIKAT pasanganmu atas nama relationship, Semakin cepat pasanganmu akan meninggalkanmu... Semakin sedikit aturan yang kamu berikan ke SIAPAPUN, semakin mereka menyukaimu... karena pada dasarnya tidak ada satupun manusia yang suka diperintah (Chapter I from the Book “How to Win Friends and Influence People” by Dale Carnegie)

Semakin kamu MEMBEBASKAN seseorang secara BATIN, semakin mereka INGIN MENGIKATKAN DIRI kepadamu!... Lihatlah BINATANG peliharaanmu… semakin kamu ikat, semakin SENGSARALAH binatang tersebut… Tapi jika kamu LEPAS dan beri KEBEBASAN, maka binatang tersebut akan selalu mencarimu untuk bermain bersamamu! Tanyakan kepada semua pegawai dan kariyawan… mana yang mereka pilih… pekerjaan yang BANYAK PERATURAN, atau pekerjaan yang SEDIKIT PERATURAN…

Kamu TIDAK AKAN PERNAH BISA mengontrol orang lain termasuk pasanganmu kecuali diri kamu sendiri... Kesetiaan , Loyalitas dan Rasa Sayang datang dari KESADARAN DALAM HATI, bukan PAKSAAN... Jangan pernah CEMBURU, MENGIKAT apalagi MENGGURUI...

Ketujuh, Nyatakan DENGAN JELAS dan TEGAS bahwa jika pasangan kamu MENYALAH GUNAKAN kepercayaan yang kamu berikan, maka selesailah sudah relationshipmu dengannya... Dan jika itu terjadi, DIA BUKANLAH PASANGAN YANG TEPAT untuk KAMU !... Jangan sampai kamu menikah dengan pasangan yang sebetulnya bukan untukmu... lebih baik sebelum menikah kamu pastikan dulu mana yang terbaik untukmu... tidak secara emosional.

Kedelapan, jadilah yang TERBAIK untuk HARI INI... Buatlah RENCANA untuk masa depan RELATIONSHIP mu, tapi JANGAN TERIKAT dengan rencana tersebut… relakan apa yang akan terjadi nanti… Buang jauh semua ke-khawatiranMu! Fokuskan perhatianmu UNTUK SAAT INI, DETIK INI dan MOMEN INI dengan pasanganmu karena kamu belum berada di masa depan… satu-satunya saat untuk kamu agar dapat berbuat sesuatu adalah SAAT INI…

Make the BEST of TODAY and Tomorrow will be GREAT...

Kesembilan, Ini bukan tentang MEMBERI ataupun MENERIMA… ini adalah BERBAGI… Banyak pasangan yang tidak seimbang dalam BERBAGI… ada salah satu dari pasangan yang hanya mau MENERIMA, ada juga salah satu dari pasangan yang hanya MEMBERI dan terus MEMBERI tanpa memikirkan pasangannya MENYALAH GUNAKAN pemberiannya tersebut… Relationship itu bagaikan TEAMWORK…

You CAN’T MAKE IT WITHOUT TEAM WORK…

This is not about Giving or Taking, this is about Sharing…

Apa sih kesetiaan? ada yang bisa jawab?
jawablah sesuai keinginan masing-masing...
sekarang pertanyaanku lebih intense lagi...
siapa yang mau punya PASANGAN YANG SETIA?
siapa yang mau punya TEMAN YANG SETIA?

Pasti kita semua mau punya teman atau pasangan yang setia... Nah kalo kita semua menginginkan kesetiaan orang lain, kita tanya pada diri kita sendiri: APAKAH KITA ORANG YANG SETIA ATAU TIDAK?
Ga usah dijawab disini... karena pasti jawabannya "YA! saya ORANG YANG SETIA"... dan saya yakin itu cuma EGO MEMBELA DIRI MASING-MASING aja... jawab aja dalam hati sejujur-jujurnya...

Pikirin deh baik-baik pertanyaan itu...

So rumusnya adalah "berikan kesetiaan" = "mendapatkan kesetiaan" bukannya "mengharapkan kesetiaan" = "mendapatkan kesetiaan" apalagi "memaksakan kesetiaan" = "mendapatkan kesetiaan" that is bulshit!...its easy of you think NOT SELFISH-LY... remember, dont use EGO... use your HEART... nah kalo ada yang RAGU akan kesetiaan cewe karena pengalamannya yang lalu-lalu dikecewakan cewe dll dll, well, why is that? ada TRIGGER di otak kita yang namanya GENERALIZATION yang fungsinya "men-standarkan" satu golongan atau hal tertentu menjadi ssuatu yang sama... nah topik ini cukup panjang kalo dibahas, tapi intinya hati-hati dengan GENERALIZATION... kalo kita gunakan POSITIF, maka jadilah POSITIF... kalo NEGATIF maka jadilah NEGATIF... sekarang coba kita pikir pake otak jangan pake ego:

apakah SEMUA CEWE ato COWO ITU SAMA?
apakah SEMUA CEWE ato COWO ITU GA SETIA?
adakah CEWE ato COWO YANG SETIA DI DUNIA INI?

Jawabannya:
Semua cewe ato cowo TIDAK SAMA... ada yang SETIA dan ada yang TIDAK... dan jangan tanya faktornya... karena terlalu banyak... intinya, "setia" dan "tidak setia"... adakah cewe ato cowo setia di dunia ini? YA ADA LAH!... tapi gimana bisa ketemu kalo kita MALAH CARINYA CEWE ato COWO YANG GA SETIA TERUS-MENERUS? dan ingat ini : SETIA atau TIDAK SETIANYA seorang cewe ato cowo, itu TERGANTUNG masing-masing !... maksudnya? maksudnya adalah: secara psikologis dan biologis, cewe to cowo manapun INGIN sama-sama saling bisa mengerti satu sama lain !... Cewe ingin cowo nya bisa memimpin tapi bukan berarti memaksa secara ego. Dan cowo juga ingin cewe nya patuh. Intinya saling mengerti, menghormati, menghargai, jujur dan setia.

Jika pada saat si cowo TIDAK BISA MEMIMPIN, atau MENYERAHKAN TAHTA kepemimpinan ke si cewe... tebak apa yang terjadi? si cewe pasti jadi SEMENA-MENA terhadap si cowo! Bukan karena mereka MAU semena-mena... tapi secara biologis, wanita itu dikuasai 80% emosi yang moody!... jadilah mereka PEMIMPIN yang MOODY!...

Itulah yang sering kejadian sama banyak cowo saat mereka MEMBERIKAN tahta kepemimpinan mereka ke cewe... dan cowo2 ini bingung kenapa cewenya jadi sensitif, cepet marah, selingkuh dan lain lain... karena cowo berfikir LOGIKA dan cewenya MEMIMPIN secara EMOSI!...

Maaf kalau tulisan ini kurang berkenan...

0 comments:

Post a Comment

Power of Dream Slideshow: Aozora’s trip to Semarang, Jawa, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Semarang slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.